Selamat Datang Di Blog Yang sederhana,mau tau yang lebih hot? Klik disni Ya!! Terima Kasih
Tampilkan postingan dengan label Tanya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Agustus 2009

Tips Menuliskan script/kode pada Postingan

Hai sobat,ketemu lagi nih....kali ini saya membuat postingan ""Tips Menuliskan script/kode pada Postingan".Untuk menuliskan script/kode kedalam artikel blog memang ada tekniknya sendiri, karena jika kita menuliskannya dengan cara yang biasa maka yang akan muncul kemudian di blog tidaklah seperti dengan apa yang kita tuliskan. Misalnya gini, jika kita menuliskan kode <head> dengan cara yang biasa maka hasilnya tidak akan muncul dalam postingan karena kode tersebut langsung diterjemahkan kedalam bahasa HTML. Jadi

untuk menuliskan kode <head> maka yang seharusnya dituliskan supaya bisa muncul kode tersebut adalah ini &lt;head&gt; Nah terus bagaimana kalau ada banyak kode yang harus kita posting?
Mau tahu bagaimana caranya menuliskan kode2/script2 tersebut ke dalam blog?

Ada beberapa cara untuk menuliskan kode-kode tersebut kedalam blog, diantaranya yaitu:

Cara Pertama :
- Gunakan software-software web design, misalnya Macromedia Dreamwaver, Microsoft Frontpage, Namao Web Editor. Atau bisa juga dengan software-software blogtools seperti post2blog dll.
- Trus tuliskan semua kode pada area design, kemudian copy kode-kode tersebut dari area HTML Code. Nha kode-kode dalam area HTML Code tersebut lah yang harus diposting.

Cara Kedua :
- Tuliskan semua kode/script ke dalam notepad
- Kemudian ganti/replace kode-kode berikut
Kode
Kode Pengganti
<
&lt;
>
&gt;
"
&quot;
- Udah tahu kan caranya mereplace di notepad? itu lho dengan memilih menu edit --> replace kemudian pada kotak yang muncul masukkan kode yg akan direplace pada kolom "Find what" trus masukkan kode pengantinya pada kolom "Replace with"trus tekan tombol Replace All.
- Nah kalo udah semua baru kamu copy semua kode yang udah direplace all tadi, trus kamu masukkan kedalam postingan kamu.

Cara Ketiga :
- Buka situs ini http://centricle.com/tools/html-entities, trus isikan kode-kode kamu kedalam kotak yang disediakan, nha kalo sudah tekan tombol "Encode", nha maka kamu akan mendapatkan script baru untuk diposting di blog kamu.

Selamat Mencoba


Mau Baca Lanjutannya?

Rabu, 15 Juli 2009

Susahnya Alexa

Sobat Blogger yang sedang berbahagia,malam gini saya mau posting yang terbaru ni.Alexa saya sejak 2jutaan kok jadi susah buat naik ya?Tapi alhamdulilah,PR saya malah naik yang tadinya NA sekarang sudah jadi 0 ya meskipun dikit tapi terima kasih ya buat paman Google .Gimana ni PR sobat?


Ternyata cara ningkatin Alexa klo pakai cara yang jujur memang agak susah ya sobat,padahal saya sudah Posting artikel tentang alexa
Sobat,klo ada cara yang manjur dan dapat meningkatkan PR kasih tau ya infonya..
Terima Kasih


Mau Baca Lanjutannya?

Senin, 29 Juni 2009

Web Hosting

A web hosting service is a type of Internet hosting service that allows individuals and organizations to provide their own website accessible via the World Wide Web. Web hosts are companies that provide space on a server they own for use by their clients as well as providing Internet connectivity, typically in a data center. Web hosts can also provide data center space and connectivity to the Internet for servers they do not

own to be located in their data center, called colocation.

Types of Hosting:

* Free web hosting service: is free, (sometimes) advertisement-supported web hosting, and is often limited when compared to paid hosting.
* Shared web hosting service: one's Web site is placed on the same server as many other sites, ranging from a few to hundreds or thousands. Typically, all domains may share a common pool of server resources, such as RAM and the CPU. A shared website may be hosted with a reseller.
* Reseller web hosting: allows clients to become web hosts themselves. Resellers could function, for individual domains, under any combination of these listed types of hosting, depending on who they are affiliated with as a provider. Resellers' accounts may vary tremendously in size: they may have their own virtual dedicated server to a colocated server.
* Virtual Dedicated Server: dividing a server into virtual servers, where each user feels like they're on their own dedicated server, but they're actually sharing a server with many other users. The users may have root access to their own virtual space. This is also known as a virtual private server or VPS.
* Dedicated hosting service: the user gets his or her own Web server and gains full control over it (root access for Linux/administrator access for Windows); however, the user typically does not own the server. Another type of Dedicated hosting is Self-Managed or Unmanaged. This is usually the least expensive for Dedicated plans. The user has full administrative access to the box, which means the client is responsible for the security and maintenance of his own dedicated box.
* Managed hosting service: the user gets his or her own Web server but is not allowed full control over it (root access for Linux/administrator access for Windows); however, they are allowed to manage their data via FTP or other remote management tools. The user is disallowed full control so that the provider can guarantee quality of service by not allowing the user to modify the server or potentially create configuration problems. The user typically does not own the server. The server is leased to the client.
* Colocation web hosting service: similar to the dedicated web hosting service, but the user owns the colo server; the hosting company provides physical space that the server takes up and takes care of the server. This is the most powerful and expensive type of the web hosting service. In most cases, the colocation provider may provide little to no support directly for their client's machine, providing only the electrical, Internet access, and storage facilities for the server. In most cases for colo, the client would have his own administrator visit the data center on site to do any hardware upgrades or changes.
* Clustered hosting: having multiple servers hosting the same content for better resource utilization. Clustered Servers are a perfect solution for high-availability dedicated hosting, or creating a scalable web hosting solution.
* Grid hosting : this form of distributed hosting is when a server cluster acts like a grid and is composed of multiple nodes.
* Home server: usually a single machine placed in a private residence can be used to host one or more web sites from a usually consumer-grade broadband connection. These can be purpose-built machines or more commonly old PCs.

source: www.wikipedia.org


Mau Baca Lanjutannya?

Selasa, 16 Juni 2009

Apakah anda sudah jadi Manusia Baru?

Dalam menghadapi iklim perubahan besar sekarang ini, perusahaan memerlukan manusia-manusia baru. Yaitu manusia yang punya sikap mental (attitude) baru dan cara berpikir (mindset) baru.

Sejarah menunjukkan bahwa hampir setiap terobosan yang terjadi di seluruh dunia selalu dimulai dengan menghentikan cara-cara lama, paradigma lama, sikap lama … berubah menuju paradigma baru, sikap baru. Perubahan pada cara melihat, cara mempersepsi, dan cara berpikir atas segala persoalan perusahaan.

Perubahan ini terjadi jika

ada perubahan pada asumsi-asumsi dasar ataupun keyakinan, perubahan pada nilai-nilai. Inilah yang disebut dengan perubahan budaya. Sehingga dengan budaya baru ini, lahirlah perilaku-perilaku baru, kebiasaan-kebiasaan baru, karya dan inovasi baru. Lalu paa akhirnya melahirkan tata kelola perusahaan yang baru yang kian selaras dengan lingkungan bisnis yang makin kompetitif.

Salah satu perubahan penting agar budaya perusahaan betul-betul terinternalisasi menjadi perilaku dan kebiasaan baru, memang harus bermula dari perubahan sikap. Sikap jauh lebih penting dari fakta. Juga jauh lebih penting dari pada masa lalu, dari pada pendidikan, daripada uang, daripada keadaan, daripada kegagalan, daripada sukses, daripada yang dipikirkan, atau yang dikatakan atau dilakukan oleh orang lain. Sikap juga jauh lebih penting dari penampilan, bakat, atau keahlian. Sikap-lah yang akan membesarkan atau bahkan menghancurkan perusahaan. Chuck Swindoll, dalam Improving your serve, mengatakan bahwa, “kehidupan ini adalah 10 persen apa yang terjadi terhadap diri kita, sedangkan 90 persen adalah bagaimana kita bereaksi terhadapnya.” Sikap kitalah yang menentukannya. Kita pula yang memilihnya.

Sikap pula yang membedakan seseorang yang punya excellence performance dengan bad performance. Sikap itulah yang sadar atau tidak membentuk cara ia bekerja dan sekaligus membentuk kebiasaan-kebiasaannya dalam perusahaan, selain juga ditentukan oleh budaya dan kebiasaan kelompok tempat dimana ia berada. Semua akan tercermin dalam perilaku pekerjaan dan hasil pekerjaannya.

Tapi betapapun juga, setiap orang pasti bisa mengubah sikapnya menjadi lebih baik, asalkan ia mau berubah. Sikap itu hanya sebuah pilihan. Kita lah yang memilihnya. Karena itu dengan terus berlatih, dan terus memelihara sikap mau belajar dan mau diajar, insyaallah kita bisa menjadi lebih baik. Janganlah menjadi seperti apa yang disinyalir Allah dalam QS. Al-Baqarah : 6, “…. sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tetap saja tidak percaya.”

Kita juga harus memahami bahwa perusahaan sangat berkepentingan menginternalisasikan budaya perusahaan melalui penguatan nilai-nilai yang telah dirumuskan. Nilai-nilai itu bukan untuk kita hafal luar kepala,melainkan agar menjadi bagian internal dari sikap kita, yang kemudian terproyeksi dalam tindak perilaku dan kebiasaan kita. Jika dalam pikiran kita selalu “hidup” nilai “mementingkan pelanggan” misalnya, maka pastilah akan muncul sikap-sikap yang selalu tanggap akan kebutuhan yang diinginkan pelanggan, baik yang mereka nyatakan, ataupun bahkan yang tidak mereka ungkapkan. Kita akan berusaha menafsirkan dan akan terus menggali, karena kita begitu peduli dengan harapan-harapan pelanggan dan senantiasa menempatkan diri sebagai solusi atas masalah yang pelanggan hadapi.

Begitu pula jika kata-kata service excellent betul-betul telah menjiwai pikiran kita, secara otomatis akan muncul tabiat dan perilaku senang melayani dan memuaskan pelanggan, bahkan melebihi harapan normal mereka.

Tinggal sekarang mau nggak kita melatih diri setiap hari “mengamalkan” nilai-nilai yang kita budayakan itu. Awalnya memang perlu secara sadar kita lakukan. Lalu kalau perilaku-perilaku itu terus kita latih, setiap hari, secara sengaja, kadang berhasil kadang gagal namun terus melakukannya, maka lama-lama perilaku sadar itu akhirnya berubah menjadi kebiasaan-kebiasaan otomatis kita, menjadi budaya kita. Inilah harapan kita. InsyaAllah hasilnya akan luar biasa.

*** Penulis: Nilna Iqbal

Dikutip dari : www.pustakanilna.com




Mau Baca Lanjutannya?

Bawah Menarik


free widget
 
© free template by Businnes succes